• Rantau Panjang

    Bersama Mewujudkan Masyarakat yang beradab dan beradat.

  • Bersama Dalam Mmebangun Desa

    Dengan prinsip kebersamaan kami berkomitmen membangun desa ini secara bersama sama dengan partisipasi dari masyarakat

  • Rantau Panjang Bersinergi bersama masyarakat

    untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan merata, kami pemerintah desa rantau panjang mengajak bersinergy dengan berbagai elemnt

  • Alam Desa Rantau Panjang

    Dengan kekayaan alam yang luar biasa dan Desa rantau panjang juga memiliki wilayah kawasan Taman Nasional Gunung palung, di sini banyak potensi yang baik, selengkapnya juga bisa di saksikan di chanel yutube kayong TV .

  • Gotong Royong Budaya Luhur Bangsa

    Gotong royong budaya luhur bangsa kita. Sejak dulu, nenek moyong kita bergotong royong membangun kampungnya. Membangun jalan, saluran, tempat ibadah, pemukiman dan sebagainya..

𝐒𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐑𝐞𝐯𝐢𝐭𝐚𝐥𝐢𝐬𝐚𝐬𝐢 𝐄𝐤𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐧𝐬𝐮𝐥𝐭𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐮𝐛𝐥𝐢𝐤


Hari ini (29/8/2019), di Mahkota Hotel Sukadana, digelar Sosialisasi Revitalisasi Ekonomi dan Konsultasi Publik. Acara ini diselenggarakan oleh Balai TNGP.

Pembicara sosialisasi, yaitu Kepala Balai, Deputi Restorasi Gambut dan Direktur Kawasan Konservasi. Acara di buka resmi oleh Drs. Citra Duani, Bupati Kayong Utara.


Peserta sosialiasi terdiri dari OPD terkait. Perwakilan perusahaan yang berbatasan dengan zona konservasi. Para investor dan pelaku usaha. Perwakilan Camat Sukadana dan Simpang Hilir. Serta Kepala Desa dan perwakilan Kelompok Masyarakat yang berada dikawasan TNGP.

Perwakilan kelompok masyarakat (pokmas), yaitu pokmas yang masuk dalam daftar pembinaan BRG, melalui Balai TNGP. Ada 7 pokmas yamg mendapatkan pembinaan tahun ini, terdiri dari 3 desa di Kecamatan Simpang Hilir. Yaitu Desa Rantau Rantau Panjang 2 pokmas, Penjalaan 2 pokmas dan Batu Barat 3 pokmas.
Pokmas Desa Rantau Panjang yang telah terdaftar mendapatkan pembinaan/bantuan, yaitu Putri Rantau dan Makmur Jaya. Putri Rantau, yaitu kelompok pengolahan nanas, yang dikoordinir oleh TP-PKK Desa. Sedangkan Makmur Jaya kelompok budidaya pertanian dan kegiatan lainnya.

Untuk sementara, ada 5 pokmas yang mendapatkan penyerahan bantuan secara simbolis. Rantau Panjang 1 pokmas, Putri Rantau. Penjalaan 2 pokmas dan Batu Barat 2 pokmas. Sedangkan 1 pokmas Rantau Panjang dan 1 pokmas Batu Barat, masih terhambat terkait persoalan administrasi.


Pemilihan desa tersebut, karena merupakan Kawasan Hutan Gambut (KHG) Sungai Simpang dan Sungai Rantau Panjang. Secara kebetulan, 3 desa di atas berbatasan langsung dengan TNGP. Kawasan ini menjadi titik program restorasi gambut di KKU oleh BRG.

Program restorasi terdiri dari:
a) pembasahan gambut, yaitu dengan cara membangun kanal dan sumur bor;
b) penghijauan/reboisasi; dan
c) pembinaan/pemberdayaan masyarakat.

Terkait sosialisasi hari ini, yaitu penggalian gagasan dan solusi untuk perencanaan program pemberdayaan masyarakat. Ini sebagai dasar untuk master plan program pemberdayaan masyarakat selama 5 tahun.

Untuk pemberdayaan, perlu sinergitas lintas sektor. Baik Balai TNGP, dinas/instansi terkait, LSM/NGO, pelaku usaha/investor, desa,  maupun pemegang konsesi (perkebunan) di sekitar kawasan.

Inti dari kegiatan ini, bagaimana kawasan konservasi/TNGP tetap lestari, dan masyarakatnya sejahtera. Untuk menuju itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan keniscayaan.

Di akhir acara, penandatangan plakat kerjasama pemberdayaan masyarakat. Kemudian penandatanganan Berita Acara pemberdayaan masyarakat lintas sektor. Terutama desa yang berada di KHG dan TNGP.

Salah satu isi kesepakatan, bahwa forum konsultasi publik merekomendasikan pembentukan tim pemberdayaan masyarakat lintas sektor. Tim ini nanti akan disampaikan ke Bupati untuk di-SK-kan.

Dari 43 desa di KKU, ada 16 desa yang ditetapkan sebagai desa pemberdayaan. Dominannya Kecamatan Simpang Hilir sebagai KHG. Dari 16 desa tersebut, ditetapkan 88 kegiatan pemberdayaan selama 5 tahun.(admin)




GALERI KEGIATAN
Sosialisasi Revitalisasi Ekonomi dan Konsultasi Publik










Share:

𝐑𝐚𝐤𝐨𝐫 𝐃𝐞𝐬𝐚 𝐏𝐞𝐝𝐮𝐥𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭


Senin (26/8/2019), bertempat di Graha Praja kantor Camat Simpang Hilir, dilaksanakan rakor antar desa. Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut terkait dengan wacana Program Desa Peduli Gambut.

Rakor ini difasilitasi Govenance Reformis, atau perwakilan BRG Provinsi Kalbar. Hadir perwakilan dari 12 desa yang ada di Kecamatan Simpang Hilir. Terdiri dari Kepala Desa, BPD dan unsur masyarakat.

Pembicara rakor, Hermawansyah dari wakil BRG (Badan Restorasi Gambut)  provinsi. Azhari, S.Pd.I, M.Si, Camat Simpang Hilir. Zulkarni, Wakil Danramil Simpang Hilir. Aris Prasetiyo, Kapolsek Simpang Hilir. Serta Muhammad Oma, S.Sos, Kepala BPBD Kayong Utara.

Rakor membahas seputar peran instansi terkait, termasuk BRG dan desa. Kemudian membahas tentang pentingnya gambut bagi kehidupan. Dampak Karhutla dan sanksi hukumnya. Membahas kebijakan, program dan regulasi terkait gambut. Serta wacana membangun Desa Peduli Gambut (DPG).


Kesepakatan dan kesimpulan rakor, penandatanganan Pakta Intergritas tentang Desa Peduli Gambut. Setiap perwakilan desa bertanda tangan di dokumen tersebut. Baik diwakili Kepala Desa, maupun BPD. Serta instansi terkait. 

Ada 4 poin kesepakatan dalam Pakta Intergritas tersebut. Poinnya antara lain, penerbitan regulasi (Perdes) tentang kelestarian gambut di desa. Kemudian, intergrasi program Desa Peduli Gambut kedalam RKPDes/APBDes, sesuai dengan kemampuan keuangan desa. (admin)




GALERI KEGIATAN RAKOR DESA 2019


 Penyampaian Materi Rakor

 Kepala Desa Rantau Panjang hadir dalam Rakor tersebut


KILAS BALIK KARHUTLA SEBAGAI DASAR DIADAKANNYA RAKOR



 Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Rantau Panjang



 Upaya Tim Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan
Tampak Camat Simpang Hilir dan Kepala Desa Rantau Panjang ikut serta bersama Tim BPBD Kayong Utara dan Masyarakat dalam penanggulangan kebakaran tersebut. 


Share:

𝐏𝐓 𝐂𝐌𝐈 𝐓𝐛𝐤 𝐓𝐮𝐧𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐉𝐚𝐧𝐣𝐢𝐧𝐲𝐚


Berdasarkan kesepakatan bersama, melalui mediasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Rantau Panjang. Mediasi antara nelayan/masyarakat dengan PT. CMI Tbk (Perusahaan Bauksit), telah ditunaikan.
Kesepakatan mediasi tersebut dilakukan Jum'at, tanggal 19 Juli 2019. Secara bertahap, pihak perusahaan bersedia memenuhi isi kesepakatan tersebut. Kegiatan ini bersumber dari Dana CSR perusahaan.

Alhamdulillah, satu persatu, pihak perusahaan telah menunaikan isi kesepakatan. Minggu 25 Agustus 2019, pihak PT. CMI menyalurkan dana bantuan Rp. 20 juta, berupa peralatan kebutuhan nelayan sungai. Ini merupakan bantuan tahap awal, buat masyarakat/nelayan Rantau Panjang. 
Penunaian janji tersebut  telah diserahterimakan secara simbolis. Penyerahan tersebut diwakili 2 orang dari pihak perusahaan. Diserahkan secara simbolis ke Kepala Desa. Disaksikan 2 orang utusan/pengurus kelompok nelayan sungai Desa Rantau Panjang, yaitu M. Saat (Ketua) dan Ariansyah (Sekretaris). Kemudian, Kades langsung menyerahkan ke nelayan saat itu juga.Selain menyalurkan bantuan ke nelayan, PT. CMI juga menyalurkan bantuan ke Panitia HUT RI 74 Rantau Panjang. Bantuan tersebut telah sampai ke tangan Murjani, Bendahara Panitia. 


"Saya atas nama Pemerintah Desa, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas niat baik dari PT. CMI, yang telah menunaikan janjinya ke nelayan sungai kami. Semoga bantuan tersebut bermanfaat. Sinergisitas antar desa, perusahaan dan stokeholder tetap terjaga," ungkap Hasanan. 
Hasanan berpesan kepada nelayan, agar bantuan peralatan nelayan sungai ini, bisa dimanfaatkan dengan baik. Dapat meningkatan perekonomian masyarakat nelayan, khusus nelayan sungai yang terdampak. 
"Kami berterima kasih kepada perusahaan, yang telah membantu kami. Harapan kami, kedepan perusahaan dapat membina/mendampingi kami. Mendampingi dalam kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan perekonomian kami," harapan Ariansyah, dibenarkan M. Saat. 
Hasanan juga berharap, kerjasama ini tetap berlanjut. Apa lagi pihak perusahaan telah melakukan pemetaan sosial di Desa Rantau Panjang. Yaitu, sebagai dasar untuk mencanangkan program sosial kemasyarakatan, yang berkelanjutan melalui dana CSR PT. CMI. 
Sebelumnya, PT. CMI Tbk, H-1 Idul Adha telah menyerahkan 1 ekor sapi korban. Penyerahan tersebut langsung diterima Kepala Desa. Kemudian diserahkan ke panitia pelaksanaan korban yang ada di desa. (admin) 


GALERI KEGIATAN MEDIASI PEMERINTAH DESA :
























Pemerintah Desa melakukan Mediasi Musyawarah  antara PT. CMI Tbk dan Masyarakat Nelayan


Pemerintah Desa Melakukan Mediasi antara PT. CMI Tbk dan Perwakilan Tokoh Masyarakat menjelang Penyerahan Hewan Kurban

Foto bersama Kepala Desa, Ketua BPD, Perwakilan Pemuda Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat 



 Serah Terima Hewan Kurban dari PT. CMI Tbk kepada Kepala Desa Secara Simbolis




Serah Terima Bantuan Alat Tangkap Nelayan Sungai dari PT. CMI Tbk kepada Kepala Desa secara simbolis sekaligus penyaluran bantuan kepada Panitia HUT RI ke 74 Rantau Panjang




Share:

Sponsor

Berita Populer

PEMERINTAH DESA RANTAU PANJANG. Diberdayakan oleh Blogger.

Categories

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

  • #
  • #
  • #

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.